Jangan Marah, ya :-)
Kemenangan hakiki adalah bukan mengalahkan orang lain karna itu diluar dari dirinya. Dan yang sebenarnya adalah mampu mengalahkan dirinya sendiri.
Jika kita nervous, maka semua juga akan buyar. Maka yang paling sulit adalah menguasai diri.
Dan puncak dari kekuatan adalah menguasai diri ketika marah. Karna saat kita marah, semua jadi kacau.
Nasihat para ahli ilmu, jangan mengambil keputusan apapun ketika kamu sedang marah. Pertimbangan-peryimbangan menjadi tidak penting.
Kita bisa menjadi heran saat sadar apa yang kita lakukan saat marah. Memberikan kerugian berkali-kali lipat dari sebab kemarahan.
Kisah ayah yang marah kepada kita.
Jangan melakukan aksi, ditunda keputusan saat marah.
Jauhi hal-hal yang membuat kita marah. Misalnya, kita jadi merasa gak enak hati saat bangun kesiangan. Maka kita buat alarm agar kita bisa bangun awal dan menghindari dari rasa marah.
Tips yang selanjutnya untuk menghindari marah adalah dengan mengucapkan.
"A'udzubillahiminasy syaiton nirrojiim."
Aku berlindung kepada ALLAH dari syaitan yang terkutuk.
Karena kemarahan merupakan bisikan syaitan.
Dan keutungan besar saat kita sebenarnya memiliki kekuasaan untuk marah tapi kita memilih untuk menahan diri dari kemarahan maka Allah akan membalas sesuatu yang amat besar kepada kita.
Nasihat yang diberikab Nabi kepada salah satu sahabat. "Laa Taghdob." dan diulangi beberapa kali. Artinya marah adalah hal yang harus benar-benar kita perhatikan.
Maka itu mari kita menjadi oramg-orang yang sabar karena orang lain menyukai sifat sabar. Dan sabar mendapatkan pahala yang tak terhingga.
Aamiin. :)Keep Istiqomah :-)
Ahad, 3 Mei 2015
9.44
Tidak ada komentar:
Posting Komentar