Minggu, 15 Maret 2015

5 Tahun Lagi, Aku Jadi Apa?

5 Tahun Lagi, Aku Jadi Apa?

Untuk menulis ini tentu sebelumnya aku harus memikirkan lebih dalam tentang sebuah mimpi. Apa yang hendak aku lambungkan, yang menjadi arah dan tujuanku selanjutnya.
Tertulis, di Proposal mimpiku bahwa tahun 2020, aku bersama suamiku kelak akan mendirikan sebuah yayasan yang bergerak dibidang kemasyarakatan. Mimpi ini terinspirasi dari sebuah kampung wisata di Cinangneng, Bogor yang memilih untuk mengembangkan masyarakatnya dibidang obat-obatan tradisional. Suluruh warga di kampung itu aktif dan turut serta dalam mengembangkan dan secara konsisten menjaga kualitas dari produk yg dihasilkan.
Nah, aku ingin buat semacam itu kelak. Menjadi sumber kebermanfaatan yg dirasakan baik secara khusus untuk aku, keluarga, dan masyarakat namun juga juga secara umum bagi masyarakat Indonesia.
Membuat satu yayasan yang bukan hanya mengembangkan kemampuan dan potensi masyarakat, meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan namun juga peningkatan semangat beribadah kepada Allah. Menjadikan masyarakat madani yang seharusnya.
Lalu apa saja yang sejak dini harus Dwi siapkan dan lakukan?

1. Dekatkan pada Sang Pemilik Mayapada. Dialah yg memiliki segalanya termasuk tabir masa depan. We are planner, He is determiner.
2. Memperbaiki diri. Dikatakan dalam sebuah buku Fiqih Dakwah, Aslih Nafsaka Wad'u Ghairaka. Perbaiki diri dan ajaklah orang lain. Caranya dengan terus meningkatkan kapasitas diri, tiap pekan harus ada judul buku baru yang dibaca. Buku apa saja. Memberikan nutrisi yang cukup kepada otak agar senantiasa mampu berfikir jernih.
3. Memperluas jaringan. Ini poin penting selanjutnya yang masih terus menjadi PR. Relasi membuatmu mudah, koneksi mendekatkanmu pada tujuan.
4. Action. Sejak dini aku mulai belajar untuk mulai bekerja dan berkarya. Seorang pemimpin itu orang yang mampu berfikir, bekerja melebihi kotak dirinya sendiri. Nah, kalau berfikir untuk diri sendiri saja kita tidak mampu, bagaimana kita mampu mengelola orang lain.

Seperti mengayuh sepeda, tiap usaha sekecil apapun akan terus membawa kita kepada arah yang kita tuju. Tinggal seberapa keras usaha kita mengayuh, semain keras semakin cepat sampai. InsyaAllah. :-)

3 komentar:

  1. Semoga terlaksana uwi mimpinya :))

    BalasHapus
  2. Semoga Allah mengijabah doa dan harapan Ui :)

    BalasHapus
  3. Aamiin, semoga Allah mengabulkan harapanmu yang tertulis diatas, Ui :)

    BalasHapus